Penghapusan Fitur ‘Like’ di Instagram

BesokSukses.com – Adam Mosseri selaku CEO Instagram mengumumkan akan melakukan uji coba menghapus fitur ‘Like’. Hal tersebut akan dilakukan pekan depan waktu setempat. Uji coba ini hanya akan berdampak pada pengguna Instagram di Amerika Serikat. Sebelumnya uji coba penghapusan fitur ‘Like’ ini sudah dilakukan di Kanada, Australia, Selandia Baru, Jepang, Irlandia, Italia, dan Brasil.

Penghapusan fitur ‘Like’ yang akan diterapkan oleh Instagram merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk membuat sosial media tersebut menjadi lebih aman untuk penggunanya.

Kekhawatiran Adam Mosseri

Adam Mosseri khawatir terhadap fitur ‘Like’ yang terdapat di Instagram membuat penggunanya kebergantungan akan jumlah ‘Like’ yang mereka dapatkan. Banyak pegguna di Instagram berpikir bahwa mendapatkan banyak ‘Like’ di setiap kiriman foto merupakan hal yang dapat membuat mereka merasa terkenal.

Selain itu banyak sekali kasus bullying terhadap sesama pengguna Instagram yang disebabkan oleh fitur ‘Like. Kasus-kasus bullying dan sejenisnya dikhawatirkan dapat mempengaruhi status kesehatan mental dan emosional penggunanya.

Dampak Uji Coba

Adam Mosseri meyakinkan tindakan uji coba penghapusan fitur ‘Like’ tersebut akan meningkatkan status kesahatan mental dan emosional penggunanya. Instagram disebut-sebut juga akan bekerjasama dengan seorang terapis untuk mengembangkan sebuah alat yang dapat mencegah serta mengurangi tindakan bullying di sosial media tersebut.

Ia sangat mengharapkan upaya yang akan dilakukannya dapat membuat Instagram sebagai salah satu sosial media yang aman untuk para penggunanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here